Desa Bugbug
Desa Bugbug

Desa Bugbug Karangasem Bali

Desa Bugbug adalah salah satu desa terbesar di Karangasem mempunyai budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang meraka. Secara geografis terletak di daerah pesisir pantai. Adapun nama nama pantai yang ada di desa bugbug seperti pantai Candidasa, Pantai selatan (pasih kelod) dan pantai pasir putih atau yang dikenal dengan nama Virgin Beach. Adalah merupaka suatu kebanggan bagi warga masyarakatnya karena di desa bugbug banyak sumber mata pencaharian mulai dari nelayan, petani dan pekebunan. Lahan pertanian cukup luas yang membentang luas di sebelah utara desa sampai sebelah selata desa.

Pertanian di Desa Bugbug

Banyak penduduk bekerja sebagai petani yang menanam padi, semangka, bawang, sayuran dll. Hasil pertanian di desa Bugbug cukup subur. Dengan peralatan yang sederhana penduduk mengelola lahan pertaniannya namun bisa menghasilkan dengan baik. System pengairan lahan pertanian yang digunakan adalah system subak. Subak adalah system irigasi traditional yang diwarisi dari nenek moyang mereka. System ini mampu membagi air keseluruh wilayah pertanian yang ada di desa bug bug. Secara bergilir warga masyarakat petani menjaga air, mngalirkan air dari sumber mata air menuju pesawahan.

Mata pencaharian warga desa Bugbug

Masyarakat desa Bugbug disamping sebagai petani, nelayan, perkebunan juga banyak bekerja sebagai pegawai hotel, pegawai negri, pegawai suasta dan malah banyak yang menjadi pengusaha yang sukses baik di dalam desa ataupun di luar desa malah sampai ke Jakarta. Hubungan antar warga Desa mulai dari antar tetangga, antar banjar sangatlah harmonis. Dengan budaya menyama braya di bugbug mampu membangun hubungan yang harmonis antar warga desa.

Kegiatan budaya seperti upacara adat masih sangat kental dengan budaya Bali. Jika seorang warga yang mempunyai upacara adat maka para warga yang lain akan membantu secara bergotong royong.

Perkembangan desa bugbug

Dari tahun ke tahun dari generasi ke generasi, masyarakat desa bugbug semakin berkembang. Mulai dari ekonomi, pendidikan dan budaya. Banayak waga desa di Bugbug merantau untuk mencari pengalaman dan penghidupan yang lebih baik. Hampir setiap keluarga desa mempunyai anggota keluarga yang merantau.

Pendidikan di desa Bugbug

Pendidikan warga desa kini semakin berkembang, hal ini bisa dilihat dengan semakin banyaknya jumlah sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan warga desa, jumlah sekolah saat ini tidak mampu menampung seluruh siswa yang ada di desa Bugbug, sehingga banyak juga yang bersekolah di luar desa seperti di Kota Karangasem, Bebandem dan malah sampai ke Denpasar.

Untuk tingkat sarjana, waraga desa harus mendapatkan di luar desa seperti di Denpasar,Singaraja dan malah sampai keluar Pulau seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Jogja dan lain lain. Para mahasiswa dari desa Bugbug semakin banyak pilihan dalam menentukan sekolahnya. Disamping Universitas, banyak juga yang bersekolah di tingakt Diploma atau kejuruan seperti D1, D2 dan D3. Banyak juga yang mengambil sekolah paket kapal pesiar yaitu di sekolah pariwisata Monac Candidasa.

Sekolah kapal pesiar Monac Candidasa yang berada di desa Bugbug banyak mendapat siswa yang berasal dai berbagai desa di Karangasem. Tentu hal ini sangat membantu bagi mereka yang ingin bekerja di kapal pesiar. Sekolah kapal pesiar yang kebetulan di kelola oleh warga des Bugbug, mendapat respon yang sangat positive dari warga desa setempat.

Ditingkat SMK, banyak anak anak mengambil sekolan kejuruan untuk mendapat keterampilan kusus, sehingga bisa langsung bekerja ketika tamat sekolah. Hal ini sangat membantu masyarakat karena begitu tamat bisa langsung bekerja dengan keterampilan yang dimiliki.

Perekonomian di desa Bugbug

Masyarakat desa di Bugbug semakin banyak, dan ini berarti makin banyak juga kesempatan atau peluang business di desa. Kepentinga warga desa semakin banyak sehingga para pelaku business pun bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Semakin banyaknya warung warung dan toko yang dibuka di Jalan jalan, sampai ke gang gang merupakan bukti peningkatan ekonomi meningkat.

Pengusah pengusaha dari Bugbugpun semakin banyak mulai dari desa sampai ke luar desa misalnya Denpasar, Singaraja dan malah sampai ke luar Bali. Pengusaha pengusaha muda dari desa Bugbug terbukti bisa mengikuti perkembangan, sehingga banyak pengusaha dari desa Bugbug yang suksess sebagai pengusaha besar, yang menyerap tenaga yang tidak sedikit.

Budaya Desa Bugbug

Desa bugbug adalah merupakan desa terbesar di Karangasem yang mempunyai budaya yang kental warisan dari nenek moyang dari generasi kegenerasi.Para pemuka desa yang ada di Bugbug, bekerja keras unguk membangun desa dengan konsep Budaya Bugbug.

Kegiatan budaya di Bugbug sangat menyatu dengan kehidupan sehari hari. Hampir seluruh kegiatan di bugbug yang dilakukan dengan dasar budaya yang diwarisi dari nenek moyang mereka.

Open chat
1
Scan the code
Hello 👋
Can we help you?